Wednesday, August 13, 2014

Perjalanan Yuka Menjadi Penyihir




Perjalanan Yuka Menjadi Penyihir

            Setiap hari, Yuka bekerja sebagai kuli bangunan. Ia selalu membawa bahan-bahan bangunan. Tetapi, ia ingin menjadi seorang penyihir yang terkenal di daerahnya. Walaupun ingin menjadi penyihir, ia tetap bekerja sebagai kuli bangunan. Akhirnya, Yuka pun pergi untuk menjadi penyihir.
            Yuka memiliki peta yang disimpannya untuk mencapai sapu terbang ajaib yang bisa mengabulkan keinginan seseorang yang menemukannya. Yuka pun terus mencari sapu tersebut. Hingga suatu hari, ia menemukan kuda liar. Ia pun menjinakkannya, lalu menungganginya. 5 bulan sudah Yuka mengembara dengan kudanya, tetapi ia belum menemukan sapu terbang ajaib tersebut. Hingga 1,5 tahun , ia belum menemukan sapu terbang ajaib tersebut. Ternyata, ia salah peta. Yang ia bawa adalah peta untuk menemukan kacang ajaib.
            Yuka pun pulang ke rumahnya dan mengganti peta tersebut. Sebelum membuka peta yang benar, Yuka menyiapkan bekal untuk dirinya. Saat membuka peta ia kaget karena letaknya dekat. Hanya di lereng gunung di dekat desanya. Ia pun berangkat ke lereng gunung tersebut. Yuka langsung mengatakan keinginnanya. Yuka pun menjadi penyhir terkenal di desanya.

Yuka yang Sabar



Yuka yang Sabar

Suatu hari, ada seorang kuli laki laki bernama Yuka. Yuka tinggal di lereng gunung. Ia orang yang sangat miskin. Yuka hidup bersama adiknya Lolo. Saat sedang menuju rumah, ia menemukan sapu terbang. Setelah menemukan sapu terbang , ia langsung  memberi tahu adiknya, Lolo. Lolo pun sangat senang ketika melihat sapu terbang tersebut. Malamnya, Lolo mencuri sapu terbang milik kakaknya, Yuka. Saat Yuka terbangun dari tidurnya, Yuka sangat kaget karena sapu terbang itu telah hilang.
Saat sarapan, Yuka memberi tahu Lolo kalau sapu terbang itu telah hilang. Lolo pun sangat kaget dan memarahi Yuka. Yuka juga sangat menyesal ketika sapu itu hilang. Dengan wajah sedih Yuka berangkat kerja. Saat sedang kerja ia ditanya temannya Elor yang juga bekerja sebagai kuli. Mengapa wajahmu sedih yuka, tanya Elor. Yuka pun tidak menjawab sama sekali.
Saat perjalanan pulang, Yuka melihat Lolo sedang bermain dengan sapu itu. Lolo pun sangat terkejut dan takut ketika melihat Yuka. Lolo pun langsung memohon dan meminta maaf kepada kakaknya, Yuka. Yuka memaafkan Lolo, dan lolo langsung mengembalikan sapu terbang itu pada Yuka. Lalu Yuka,Lolo, dan sapu terbang tersebut hidup bahagia.

Keberanian Yuka

Karya : Tata


            Pada suatu hari yang cerah, ada beberapa kuli yang ditugaskan mengambil batu di lereng gunung. Tetapi, semua kuli tidak berani mengambil batu di lereng gunung itu karena diperkirakan gunung itu akan meletus. Kecuali ada seorang kuli yang berani mengambil batu di lereng gunung itu. Dia bernama Yuka. Bisa dibilang, Yuka adalah kuli yang paling pemberani di antara semua kuli yang bekerja di tempat kerjanya. Ia berani karena ia percaya akan diberi keselamatan saat mengambil batu.

            Hari demi hari pun berlalu. Tiba saatnya Yuka untuk mengambil batu di lereng gunung. Dengan keberaniannya itu akhirnya Yuka sampai di lereng gunung. Yuka segera mengambil batu  - batu di lereng gunung itu. Akhirnya batu yang diambil Yuka sudah banyak. Yuka melihat ada sapu di batu yang belum diambil Yuka. Yuka percaya sapu itu adalah sapu terbang. Saat Yuka mendekati sapu itu, tiba – tiba sapu itu langsung mendekati Yuka. Akhirnya Yuka menaiki sapu itu. Tiba – tiba sapu itu terbang dengan sendirinya. Setelah capai bermain bersama sapu terbang, Yuka beristirahat sejenak di bawah pepohonan. Tiba – tiba, Yuka mendengar suara ledakan yang sangat keras. Ternyata, itu adalah suara gunung meletus. Yuka segera lari. Ternyata Yuka sudah naik sapu terbang. Sapu terbang itu membawa Yuka ke tempat kerjanya. Setelah sampai di tempat kerjanya, Yuka bersyukur karena bisa selamat.

KULI DAN ANJINGNYA




        Disuatu desa tinggalah seorang kuli,kuli itu bernama Yuka.Yuka tinggal di desa dekat lereng gunung.Pada suatu hari,Yuka pergi untuk bekerja di kota.Tetapi Si Cica,Sena,Ferro, dan Jessy di rumah,ke empat anjing tadi pun jadi sedih.
         Pada pagi hari,Si Cica,Sena,Ferro,dan Jessy dikagetkan suara ketuk pintu,ternyata orang itu Si Yuka.Si Cica,Sena,Ferro,dan Jessy senang karena Toby sudah datang.Yuka  pun bicara:”Cica,Sena,Ferro,Jessy besok kita akan mengikuti Dog Show,lho”.Keempat anjing pun senang.
          Keesokan harinya,mereka sibuk untuk mempersiapkan kontes anjing di kota.Yuka pun menyiapkan mobil untuk berangkat.Setibanya di pendaftaran Toby mendaftarkan Cica,Sena,Ferro,Jessy.Toby pun mendapat nomor urut dan surat.Surat itu berisi siapa yang menang dapat 4 anjing Golden.Kontes pun mulai.Cica,Sena,Ferro,dan Jessy terkagum melihat anjing yang untuk hadiah.Pengumuman pun berbunyi,juara satu adalah Ferro,pengumuman pun berakhir.Yuka keempat anjingnya senang karena mendapat teman.Teman mereka bernama Sasa,Nyonyo,Mimin,dan Ping ping.Mereka pun pulang untuk bersenang-senang.Mereka pun pulang melewati lereng gunung sebelah utara rumah.Tetapi mereka terhadang sapu terbang.Ternyata itu sapu ajaib Yuka yang hilang beberapa hari ini.Mereka pun pulang dengan gembira sampai rumah.

Gara-Gara Sapu Terbang



     


   Pada suatu hari,ada seorang kuli yang bernama Yuka.Dia menjadi kuli dilereng Gunung Merapi.Setiap hari dia mengangkati batu-batu dari lereng gunung itu.Setiap kali dia berada di lereng gunung,ada suara-suara aneh yang didengarnya,ia menjadi takut saat di lereng gunung.Sekarang dia mengangkati batu-batu di luar lereng gunung.Jika ingin masuk ke lereng,ia psti mengajak temannya yang bernama Husein untuk menemaninya saat mengangkat batu-batu yang ada di lereng gunung.Keesokan hariny,dia kembali lagi ke Gunung Merapi untuk mangambil batu-batu yang ada disana untuk dijual.Tiba-tiba,dari tumpukan batu-batu keluarlah sebuah sapu ajaib yang bisa terbang,Yuka langsung mengambilnya dan membawa sapu itu ke rumahnya.Saat di rumah Yuka sangat senang karena ia mempunyai sapu terbang.
         

 Satu tahun berlalu,Yuka menjadi sangat sombong karena mempunyai sapu terbang.Semua orang tidak ingin berteman dengannya,Husein juga tidak mau berteman lagi dengan Yuka karena kesombongannya itu.
         

   Suatu saat,ada kebakaran yang terjadi di rumah Yuka yang disebabkan kompor yang tidak di matikan,ternyata sapu ajaib yang dimiliki Yuka ikut terbakar.Yuka sangat sedih karena itu ia menjadi tak sombong lagi.Tetapi ia sudah Kehilangan rumah dan teman-temannya